CURRICULUM VITAE
A. Data Pribadi
Nama : Deliana Donata Purba
TTL : Siborong-borong / 24 Agustus 1982
Status : Menikah
B. Pendidikan Formal
Tahun 1988 s/d 1994 : Sekolah Dasar Negeri 173389 Pagaran, Tapanuli Utara, Sumatera Utara
Tahun 1994 s/d 1997 : Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Neger I Pagaran, Tapanuli Utara , Sumatera Utara
Tahun 1997 s/d 2000 : Sekolah Menengah Umum Negeri I Pagaran, Tapanuli Utara, Sumatera Utara
Tahun 2000 s/d 2004 : Universitas Sumatera Utara, Fakultas Ekonomi, Jurusan Marketing Manajemen, Medan
C.Pengalaman Organisasi
Tahun 2001 s/d 2002 : Anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Koms. Fak Ekonomi – Universitas Sumatera Utara (Koms FE-USU)
Tahun 2002 s/d 2003 : Departemen Pendidikan Kader dan Kerohanian Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, Koms. Fak.Ekonomi – Universitas Sumatera Utara (koms FE-USU)
Tahun 2003 s/d 2004 : Wakil Ketua Bidang Kerohanian, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, Koms. Fak. Ekonomi – Universitas Sumatera Utara (Koms FE -USU)
Tidak Ada Jalan Yang Rata Untuk Sukses!
Di pagi hari buta, terlihat seorang pemuda dengan bungkusan kain berisi bekal di punggungnya tengah berjalan dengan tujuan mendaki ke
puncak gunung yang terkenal.
Konon kabarnya, di puncak gunung itu terdapat pemandangan indah layaknya berada di surga. Sesampai di lereng gunung, terlihat sebuah rumah kecil yang dihuni oleh seorang kakek tua.
Setelah menyapa pemilik rumah, pemuda mengutarakan maksudnya “Kek, saya ingin mendaki gunung ini. Tolong kek, tunjukkan jalan yang paling mudah untuk mencapai ke puncak gunung”.
Si kakek dengan enggan mengangkat tangan dan menunjukkan tiga jari ke hadapan pemuda,
“Ada 3 jalan menuju puncak, kamu bisa memilih sebelah kiri, tengah atau sebelah kanan?”
“Kalau saya memilih sebelah kiri?”
“Sebelah kiri melewati banyak bebatuan”. setelah berpamitan dan mengucap terima kasih, si pemuda bergegas melanjutkan perjalanannya. Beberapa jam kemudian dengan peluh bercucuran, si pemuda terlihat kembali di depan pintu rumah si kakek.
“Kek, saya tidak sanggup melewati terjalnya batu-batuan”. “Jalan sebelah mana lagi yang harus aku lewati kek?”
Si kakek dengan tersenyum mengangkat lagi 3 jari tangannya menjawab “Pilihlah sendiri, kiri, tengah atau sebelah kanan?”
“Jika aku memilih jalan sebelah kanan?”
“Sebelah kanan banyak semak berduri”. Setelah beristirahat sejenak, si pemuda berangkat kembali mendaki. Selang beberapa jam kemudian, dia kembali lagi ke rumah si kakek.
Dengan kelelahan si pemuda berkata, “Kek, aku sungguh-sungguh ingin mencapai puncak gunung. Jalan sebelah kanan dan kiri telah aku tempuh, rasanya aku tetap berputar-putar di tempat yang sama sehingga aku tidak berhasil mendaki ke tempat yang lebih tinggi dan harus kembali kemari tanpa hasil yang kuinginkan, tolong kek tunjukkan jalan lain yang rata dan lebih mudah agar aku berhasil mendaki hingga ke puncak gunung”
Si kakek serius mendengarkan keluhan si pemuda, sambil menatap tajam dia berkata tegas “Anak muda! Jika kamu ingin sampai ke puncak gunung, tidak ada jalan yang rata dan mudah! Rintangan berupa bebatuan dan semak berduri, harus kamu lewati, bahkan kadang jalan buntu pun harus kamu hadapi. Selama keinginanmu untuk mencapai puncak itu tetap tidak goyah, hadapi semua rintangan! Hadapi semua tantangan yang ada! Jalani langkahmu setapak demi setapak, kamu pasti akan berhasil mencapai puncak gunung itu seperti yang kamu inginkan! dan nikmatilah pemandangan yang luar biasa !!! Apakah kamu mengerti?
Dengan takjub si pemuda mendengar semua ucapan kakek, sambil tersenyum gembira dia menjawab “Saya mengerti kek, saya mengerti! Terima kasih kek! Saya siap menghadapi selangkah demi selangkah setiap rintangan dan tantangan yang ada! Tekad saya makin mantap untuk mendaki lagi sampai mencapai puncak gunung ini.
Dengan senyum puas si kakek berkata, “Anak muda, Aku percaya kamu pasti bisa mencapai puncak gunung itu!” selamat berjuang!!!
Tidak ada jalan yang rata untuk sukses!
Sama seperti analogi Proses pencapaian mendaki gunung tadi. Untuk meraih sukses seperti yang kita inginkan, Tidak ada jalan rata! tidak ada jalan pintas! Sewaktu-waktu, rintangan, kesulitan dan kegagalan selalu datang menghadang. Kalau mental kita lemah, takut tantangan , tidak yakin pada diri sendiri, maka apa yang kita inginkan pasti akan kandas ditengah jalan.
Hanya dengan mental dan tekad yang kuat, mempunyai komitmen untuk tetap berjuang, barulah kita bisa menapak di puncak kesuksesan.
Salam sukses luar biasa !”andriewongso”
Jangan takut bermimpi, kerahkan semua tenagamu utk bermimpi yg bahkan menurut org lain sungguh berlebihan. Bukankah bermimpi itu modal awal buat kita untuk menjadikan mimpi itu jadi kenyataan? Aku adalah org yang suka bermimpi bahkan hal yang aku rasa tidak mungkin bisa digapai. Mungkin mimpimu tidak langsung jadi kenyataan tapi percayalah suatu saat mimpi itu akan jadi kenyataan, dengan catatan kita harus memulai dan berusaha semampu kita. Karena hidup di dunia ini tidak ada yg gratis. Semua harus penuh dengan perjuangan.








